Pages

Saturday, March 24, 2012

Pengertian Asset and Liabillity


Assets and liability management adalah suatu proses planning, organizing,  actuating, dan controlling untuk mendapatkan penetapan kebijaksanaan di bidang pengelolaan pemodalan (equity), pemupukan dana (funding) dan penggunaan dana (asset) dimana ruang lingkup assets and liability management dapat dilihat secara sempit dan luas. Secara sempit bank terfokus pada penyebaran fungsi asset and liability management dalam bank yaitu pada Asset Management, Liability Management, dan Capital Management. Tujuan assets and liability management yang dilakukan oleh setiap bank di dunia ini pada umumnya untuk mencapai pertumbuhan bank yang wajar, pendapatan laba yang maksimal, menjaga likuiditas yang memadai, membentuk cadangan-cadangan giro wajib minimum untuk berjaga-jaga atas hal-hal tertentu yang mungkin timbul, memelihara/ menjaga dana masyarakat yang dipercayakan melalui kegiatan, bank yang wajar/ bijaksana dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan kredit. Implementasi dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara-cara antara lain: Liquidity ratio, target dan limit, Maturity gap target and range, Funds Placement Guidelines, Foreign Exchange Position, Target and Stop Limits, Balance Sheet Structure, Earning and performance goals dimana terdapat Return on asset (ROA), Return on equity (ROE), Net interest margin (NIM), Capital adequacy yang dibutuhkan, dan Pricing policies and guidelines. Ada beberapa faktor-faktor yang mendorong pentingnya assets and liability management seperti Deregulasi sector perbankan di sebagian besar negara dunia, Fluktuasi suku bunga dan nilai tukar, Sikap investor semakin kritis, Berkembangnya memaksimalkan nilai perusahaan, Meningkatnya kebutuhan modal, Tingkat persaingan yang semakin tinggi. Selain itu juga terdapat hambatan-hambatan dalam melakukan pengelolaan asset dan liability bank, antara lain: Perubahan kondisi international yang mempengaruhi kegiatan ekonomi nasional dan lokal, Volatile-nya tingkat bunga dan exchange rate, Perubahan yang cepat menimbulkan ketidakpastian, baik segi sumber dana maupun penggunaannya, terutama dalam bentuk kredit, Kebijakan bank sentral yang berpengaruh pada jumlah uang beredar, Kebijakan dan strategi menajemen bank, Limit kredit yang diberikan oleh bank.

No comments:

Post a Comment